Ruang Mahasiswa Indonesia
Ruang Mahasiswa Indonesia
  • Home
  • Daftar Isi
  • Tentang Blog
  • Hubungi Kami

Kumpulan Jasa

Ruang Referensi

Kumpulan Produk

Memasuki dunia perkuliahan dan menjadi mahasiswa memang menjadi kebanggan tersendiri bagi sebagian orang. Namun ketika seseorang tidak mampu menyerap pengetahuan, relasi dan pengalaman didalamnya, maka hal tersebut bisa menjadikannya output yang kurang bermanfaat.

Sisi kebermanfaatan itu sendiri memiliki banyak aspek. Namun dalam hal ini saya akan mengkategorikannya menjadi 2, yaitu :

  1. Bermanfaat sebagai pekerja
  2. Bermanfaat sebagai pencipta lapangan kerja

Dalam point 1 jelas bahwa pekerja yg mampu memberikan manfaat bagi perusahaan tempatnya bekerja akan mendapt tempat dan posisi yg bagus. Hal ini juga didukung karena ketekunannya dalam menyerap ilmu, membangun relasi serta menggali pengalaman yang dia temukan sebagai mahasiswa. 

Sedangkan dalam point ke dua ini menunjukkan sisi lain bahwa dengan menyerap pengetahuan dan pengalaman yang ada serta membangun relasi mampu membuatnya berfikir untuk menciptakan lapangan pekerjaan. 

Dari kedua point tersebut, terdapat 3 hal yang mampu membuat seseorang menjadi berkualitas dan ketiganya jelas saling terkait antara satu dengan yang lain,  yaitu : (1) Pengetahuan, (2) Pengalaman, (3) Relasi. Untuk penjabarannya sbb :

1. Pengetahuan. 

Pengetahuan ini didapatkan dengan mengikuti kegiatan perkuliahan. Jika dikaitkan dg relasi dan pengalaman, maka setiap kita melakukan sesuatu dan berinteraksi dengan siapapun, maka pengetahuan itu akan bertambah seiring bertambahnya interaksi dan apa yang dilakukan. 

2. Pengalaman

Pengalaman ini bisa didapatkan dengan tugas-tugas yang sifatnya explorasi. Jika dikaitkan dengan pengetahuan dan relasi, maka setiap kita mengetahui sesuatu, maka pengetahuan itu akan mendorong seseorang utk melakukan interaksi terhadap sesuatu dimana hal tersebut menghasilkan pengalaman. 

3. Relasi

Relasi bisa didapatkan dengan melakukan interaksi yang dilakukan dengan siapapun. Dengan adanya interaksi, maka akan membuka sebuah pengetahuan baru. Relasi ini juga bisa mendorong dan menciptakan pengalaman.

Berikut saya buatkan contoh keterkaitan antar ketiganya : Saya kuliah di jurusan pendidikan, nah waktu kuliah saya mencoba membangun relasi dengan mahasiswa jurusan Seni musik. Dari relasi tersebut, ternyata mendorong kami untuk membuat band dan manggung di acara kampus.

Terakhir dari artikel ini. Kita tidak benar-benar tahu kehidupan luar setelah lulus nanti dan kita tidak benar-benar tahu kita akan menjadi seperti apa. Banyak pengalaman yang ditunjukkan dari orang lain termasuk saya salah satunya. Oleh karena itu, bangunlah relasi dan seraplah pengetahuan serta pengalaman sebanyak mungkin ketika masih menjadi mahasiswa.

Jika kamu ingin membaca dalam bentuk visual dengan gambar dan backsound, tonton video dibawah ini :


Analisa Tentang Penelitian Kuantitatif

Halo sobat RMI, artikel ini saya tulis setelah mengetahui hasil dari polling yang saya lakukan di group mengenai jenis penelitian yang paling diminati. Dari hasil tersebut akhirna terpilih 3 penelitian teratas yang akan saya analisa secara sederhana dan kali ini saya akan menganalisa tentang penelitian kuantitatif.

|| Pengertian ||
Menurut Sugiyono, Penelitian Kuantitatif merupakan penelitian yang bisa diukur dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang ditetapkan sebelumnya.

Dari pengertian tersebut dapat dipahami bahwa variabel dalam penelitian kuantitatif itu harus bisa diukur, maksudnya adalah variabel tersebut dapat diukur dan dinilai oleh panca indera lalu diuji dan dibuktikan

|| Hasil Analisa ||
Hasil analisa dari pengalaman saya terkait penelitian kuantitatif ini adalah sbb :

1. Penelitian ini menilai variabel yang dapat diukur.
Variabel yang dapat diukur sehingga kita bisa menentukan seberapa besar atau kecil hasil dari pengukuran yang kita alami. Contoh variabel yang dapat diukur itu seperti :
  • Metode pembelajaran yang bisa diukur tingkat keberhasilannya ketika menguji melalui KBM.\
  • Kinerja karyawan yang bisa diujur tingkat keberhasilannya melalui indikator terkait yang disederhanakan dalam kuesioner atau lainnya dll.
2. Statistik menjadi instrument utama dalam penelitian ini
Hal ini dikarenakan penelitian kuantitatif sangat berkaitan erat dengan angka, sehingga hasil akhirnya pun menunjukkan angka dari tingkat keberhasilan atau sebaliknya.

3. Penelitian ini menunjukkan hubungan antar 2 variabel
Dalam penelitian kualitatif, adanya variabel X dan Y merupakan syarat utama untuk bisa meneliti. Hal ini karena keduanya akan saling menguji dan diuji demi menunjukkan hasil yang sesuai

4. Analisa dilakukan setelah pengumpulan data
Analisa dalam penelitian ini sebenarnya ada 2. Pertama analisa berupa pengamatan yang dilakukan terhadap variabel terkari yang dimasukkan dalam pengumpulan data. Kedua adalah analisa dari hasil pengumpulan data yang diolah sehingga mendapatkan hasilnya
--------------------------------------------------
Baca juga artikel berikut :
1. 4 Cara Menemukan Judul Skripsi Yang Gak Pasaran
2. 4 Alasan Menggunakan Penelitian Studi Pustaka
--------------------------------------------------
Nah itulah 4 analisa saya terkait penelitan kuantitatif. Perlu diketahui bahwa analisa ini didasarkan pada pengalaman dan pengamatan saya ketika menggunakannya. Demi menghindari dalam membanding-bandingkan dengan penelitian lain, saya hindari membahas kelebihan dan kekurangan dari masing-masing penelitian hhe

Membuat Latar Belakang

Halo sobat RMI, bertemu lagi dengan saya dan kali ini saya akan membahas mengenai pembuatan latar belakang yang baik berdasarkan pengalaman pribadi. Sebenarnya tidak ada aturan baku mengenai ini, tapi setidaknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat latar belakang penelitian, diantaranya :

1. Perhatikan Struktur

Latar Belakang merupakan hal yang penting di BAB Pendahuluan, bahkan tidak sedikit mahasiswa yang masih revisi dibagian ini meskipun sudah sampai pada tahap akhir. Hal ini bisa terjadi karena hasilnya tidak sesuai dengan latar belakang penelitian atau karena sebab lain. Nah untuk memetakan masalah yang terjadi, maka sebaiknya memperhatikan struktur dari kerangka dan membuatnya secara deduktif.

Maksudnya deduktif disini adalah mencoba menjelaskan dan memulainya dari hal yang sifatnya umum lalu mengerucut hingga fokus kepada masalah yang ingin diteliti.

2. Cantumkan Beberapa Masalah.

Perlu diketahui bahwa fokus masalah yang kamu pilih di Latar Belakang sebenarnya tidak lepas dari beberapa masalah yang kamu kemukakan dan temukan sebelumnya. Dengan mencantumkan beberapa masalah, maka kamu akan lebih mudah memilih masalah yang ingin diteliti. Hal ini dilakukan agar penelitianmu tidak terlalu melebar dan justru akan mempersulitmu di akhir nanti.

3. Perhatikan Kenyataan dan Teori

Dalam membuat latar belakang, salah satu hal yang vital adalah bagaimana kamu sebagai peneliti menemukan ketidaksesuaian antara apa yang seharusnya terjadi dengan kenyataan saat ini yang kamu temui. Nah dari ketidaksesuaian tersebut lah kamu bisa menemukan cukup banyak masalah disitu.

4. Selipkan Data Statistik

Bagi sebagian orang mungkin akan sedikit bingung ketika harus mencari masalah yang ada. Nah untuk mengatasi kebingungan tersebut, maka perlunya mencantumkan data statistik terkait masalah yang dihadapi sebagai jalan untuk menemukan masalah yang akan diteliti.

5. Observasi awal terkait masalah yang diteliti

Hasil dari observasi awal dirasa cukup penting untuk dimasukkan kedalam latar belakang. Hal ini dikarenakan memang perlunya observasi awal ke tempat yang ingin diteliti untuk melihat seberapa penting masalah untuk diteliti. Dengan melakukan observasi awal, tentunya kamu akan lebih memahami inti dari point ke 2, 3 dan 4. Dengan demikian, kamu akan lebih mudah menemukan data yang tepat dan masalah yang terjadi.

Mungkin 5 hal itu yang cukup penting untuk diperhatikan dalam membuat latar belakang menurut pengalaman saya. Saran terakhir dari saya, pahami ke-5 aspek tersebut dan terapkan dalam membuat latar belakang. Jangan lupa juga untuk konsultasikan dengan dosen pembimbingmu juga ya, karena bagaimanapun beliau juga memiliki hak untuk mengatur itu.

Judul Skripsi Menarik

Halo sobat RMI, bagi kamu para mahasiswa tingkat akhir, pasti akan menghadapi yang namanya penelitian ilmiah atau kita kenal sebagai penulisan skripsi. Nah cukup banyak pertanyaan ke yang datang ke saya mengenai cara menemukan judul skripsi yang bagus dan menarik, tentunya tidak pasaran dan mudah di setujui oleh dosen.

Nah kali ini saya akan sharing tentang pengalaman pribadi mengenai cara menemukan judul yang mampu menarik perhatian dosen, berkualitas, dan tentunya tidak pasaran.

1. Banyak membaca buku
Bagi kamu yang senang baca buku, jelas dalam hal ini kamu memiliki keunggulan dibanding yang kurang baca. Hal itu karena dari setiap buku yang kamu baca mengenai suatu pengetahuan, maka kamu akan mendapat pengetahuan baru dan hal itu bisa saja melekat dan terpatri sehingga bisa menambah wawasanmu untuk mencari judul yang bagus.

Disamping kamu bisa menemukan judul skripsi yang menarik, kamu juga memiliki sumber referensi tambahan yang banyak loh.

2. Kombinasikan kemampuanmu
Maksud dari mengkombinasikan kemampuan disini adalah mencoba mengimplementasikan kemampuan kamu diluar dari apa yang telah kamu pelajari ketika kuliah 

Saya contohkan seperti ini : saat kuliah dulu, saya ambil jurusan pendidikan agama islam. Tapi karena senang dunia blogging dan bisa juga sedikit mendesign blog, maka saya mengimplementasikannya kedalam judul skripsi yang diberi judul "Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Weblog dalam Materi A".

Nah dalam hal ini saya sedang mengkombinasikan kemampuan lainnya untuk diimplementasikan dalam skripsi. Oh iya, sekedar info bahwa saat kuliah dulu saya mengambil jurusan Ilmu Pendidikan Islam dengan skripsi model studi pustaka kitab dan Pendidikan Ekonomi dengan model skripsi Research and Development.

Jadi, sekarang yang bisa kamu lakukan adalah mengembangkan kemampuanmu dan terapkan dalam skripsimu. Sekalian menguji perkembangan kemampuanmu juga loh. Jangan takut mencoba ya ..


3. Menganalisa Masalah dalam Kehidupan Sehari-Hari
Bagi sebagian mahasiswa yang pertama kali membuat skripsi, pasti merasa bingung dalam mencari judul yang baik, padahal dalam masalah kehidupan kita sehari-hari pun bisa menjadi judul loh, Hal itu justru akan lebih bermanfaaat karena diharapkan skripsimu nanti bisa menjadi solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Contohnya kamu bisa mengambil judul mengenai penerapan suatu aturan atau sistem yang ada. Kamu juga bisa meriset dan mengembangkan suatu produk atau jasa dalam mengatasi persoalan dilingkunganmu.

4. Bangun relasi dengan para dosen
Saya sering katakan kepada para mahasiswa bahwa dosen itu memiliki potensi yang sukup besar dalam menghambat maupun mempercepat kelulusanmu. Bagi dosen yang menghambat, jelas itu akan menjadi masalah tersendiri buatmu. Oleh karena itu, buatlah relasi dengan para dosen seperti membantu tugas mereka, aktif bertanya dan lainnya. Relasi yang saya maksud juga bisa berarti sharing knowledge dengan mereka dan bangun komunikasi yang baik

Kalo saya waktu kuliah dulu memang sudah mulai bangun relasi dengan para dosen. Bahkan saya lebih sering ngobrol dan tukar pikiran serta suka bantu penelitian mereka, saya lebih banyak menghabiskan waktu dengan para dosen daripada dengan mahasiswa lainnya hehe.

Meski begitu, dari hal itu sebenarnya kamu bisa dapat feedback yang baik loh. Ketika kamu merasa kesulitan dalam mengerjakan skripsi, mereka siap membantumu. Mereka tak segan untuk mengarahkan maupun membantumu dalam mencari judul skripsi maupun referensi terkait skripsimu loh.

Nah itulah 4 point yang bisa kamu coba untuk menemukan judul skripsi yang menarik serta gak pasaran, dan tentunya greget loh.

Penelitian Studi Pustaka / Library Research

Halo Sobat RMI, kali ini saya akan sedikit mengulas mengenai alasan sebagian orang tertarik menggunakan kajian studi pustaka, termasuk saya :). Dengan kondisi saat ini masih pandemi COVID-19 ketika artikel ini saya tulis sehingga akhir-akhir ini cukup banyak yang kirim message ke saya mengenai penelitian studi pustaka. Nah kali ini akan saya berikan beberapa hal terkait Library Research. 

1. Merupakan salah satu metode tercepat untuk lulus
Tidak dipungkiri Library Research ini adalah primadona bagi sebagian mahasiswa termasuk saya hhe. Salah satu skripsi saya adalah mengenai Studi Pustaka dengan judul "Konsep Pendidik dan Metode Pendidikan Menurut Ibnu Khaldun, Telaah Kitab Muqaddimah".
.
Dalam hal ini ada beberapa alasan yang membuat saya tertarik dengan penelitian ini, diantaranya :
- Saya tidak punya cukup banyak waktu untuk melakukan penelitian dilapangan karena saya sedang mengambil double degree.
- Saya hanya perlu menganalisa dari buku primer dan buku terkait saja dan itu bisa dilakukan dirumah tanpa ribet hhe
- Tidak butuh waktu lama untuk menyelesaikannya karena saya sendiri pun hanya butuh waktu satu bulan saja untuk menyelesaikan bab 1 sampai 5, itupun yang bikin lama adalah mencari referensinya dulu karena harus cari kitab asli yang saat itu saya temukan di UIN Jakarta.
.
Dengan ketiga alasan tersebut sudah cukup bagi saya untuk menyenangi metode ini, nah bagi kamu yang ingin menggunakan kajian ini, baca point berikutnya ya :)
.
2. Harus suka baca buku dan banyak referensi
Jelas dalam kajian studi pustaka ini mengharuskan kita untuk membaca sebanyak mungkin buku terkait penelitian kita disamping buku utamanya loh ya, karena memang itu adalah referensi utama kamu dalam kajian ini hhe.
.
Waktu saya mengkaji ini, saya memakai 2 buah kitab asli dengan 2 terbitan berbeda dan 2 kitab terjemahan dengan terbitan berbeda, Disamping itu, saya juga memakai 37 buku sebagai referensi tambahan. Perlu kamu tahu, SEMUA BUKU TERSEBUT SAYA BACA haha.
.
Tapi itu gak masalah buat saya sih, karena saya memang suka baca sejak semester 1. Oleh karena itu, kajian ini sangat cocok bagi kamu yang suka baca dan saya harap jangan gunakan kajian ini jika kamu males baca hhe
.
Bukannya kenapa-kenapa, kasian kamu nanti kalo tidak menyiapkan ini dengan sebaik mungkin, karena kamu akan jadi bulan-bulanan penguji hhe

3. Harus punya analisa yang tajam
Meskipun sebagai metode tercepat untuk lulus, tapi dalam pandangan saya kamu harus punya analisa yang tajam dalam menemukan dan menyikapi masalah yang ada. Hal ini karena memang daya tarik dari Libraty Research adalah hasil dari analisamu.

4. Sebagai ajang diskusi dan debat dalam sidang
Point ke 4 ini adalah yang paling menarik menurut saya, karena kajian studi pustaka ini bisa membuat kita berdiskusi dan berdebat secara liar dengan dosen penguji hhe. Percayalah bahwa hasil analisamu akan diuji disini. Dosen penguji punya amunisi-amunisi untuk mematahkan analisamu dan itu bagus untuk merangsang daya kritismu serta sebagai pertanggungjawabanmu terhadap analisa tersebut.
.
Nah itulah 4 tips yang menjadi point utama kenapa saya suka kajian studi pustaka. Untuk kamu yang mau menggunakan kajian studi pustaka ini, coba pahami lebih dalam mengenai 4 point yang saya sebutkan tadi ya ..
.
Syukur-syukur jika kamu dapat penguji yang baik dan enak, lah kalo dapat penguji yang killer bisa apa kamu ? hehe
.
Semoga bermanfaat dan terima kasih .
Beranda

Tentang Admin

Merupakan seorang konseptor dan senang melakukan research and Development tentang berbagai hal yang dirasa menarik

Media Sosial

Postingan Populer

Categories

  • Dunia Mahasiswa 1
  • Seputar Penelitian 4

Pasang Iklan

Designed by OddThemes | Distributed by Kiki Sumber Rejeki